![]() |
| Add caption |
Menurut
cerita, Naruto adalah seorang ninja dari desa Konoha (Konohagakure),
sebuah desa fiktif yang konon tersembunyi di antara rimbunnya dedaunan hutan.
Sejak kecil ia ditinggal oleh kedua orang tuanya, sehingga ia tidak pernah
merasakan bagaimana kasih sayang orang tua kepada anaknya. Dengan dukungan dari
teman-teman dan guru-gurunya, Naruto tumbuh menjadi pemuda yang ceria, optimis,
dan pemberani. Masashi Kishimoto, pengarang serial manga ini, dikutip dari
wawancara terbaru dari Shonen Jump
Amerika,
mengatakan bahwa kehidupannya seperti Naruto ketika dia seumuran dengannya.
10 Oktober,
hari ulang tahun Naruto, adalah Hari Olahraga dan Kesehatan
("Taiiku no hi" ) di Jepang (tempat dimana karakter ini dibuat), hari libur yang
penuh dengan aktivitas olahraga dan fisik yang cocok untuk anak hiperaktif.
Tetapi, hari itu dipindahkan ke Senin kedua bulan Oktober pada tahun 1999.
Ø Arti Nama
Kata naruto
bisa berarti "Badai Guntur", dan naruto juga bisa berarti potongan stik kamaboko
dengan bentuk pusaran air di tengah yang biasanya ada di mie ramen (makanan favorit
naruto). Orang Jepang
biasa menyebut itu sebagai singkatan dari iklan.
Nama "Uzumaki" sendiri ialah "pusaran"
atau "spiral" sederhana (渦巻), sedangkan "Uzumaki" sendiri berarti pusaran
atau spiral tiga dimensi, seperti pusaran air atau pusat pusaran. Lambang desa
Konoha digambarkan dengan anak panah yang disambungkan ke sebuah spiral, segel
di perutnya adalah spiral, simbol di belakang punggung jaketnya ialah spiral,
salah satu serangannya bernama Rasengan, yang berarti "Putaran
Spiral". "Uzumaki" juga bisa berarti "pusaran air",
yang merujuk kepada Pusaran Air Naruto (鳴門の渦潮) yang berada di kota Naruto.
Ø Karakteristik
Dalam
cerita digambarkan bahwa Naruto adalah ninja yang ceria, hiperaktif, kikuk, dan
tidak tahu malu. Naruto kurang memiliki kecakapan dalam bertarung. Dia juga
sebenarnya tidak memiliki ilmu yang tinggi dan sering bertindak gegabah. Dalam
bertarung ia sering melawan musuh tanpa pemikiran panjang. Namun seiring dengan
perjalanan yang dilaluinya, dia mulai mendapatkan pengalaman-pengalaman baru
yang memberikannya pengetahuan tentang taktik serta tehnik bertarung yang baik.
Naruto juga memiliki cakra
(tenaga dalam) dengan jumlah yang sangat banyak dalam dirinya, karena di dalam
tubuhnya bersemayam kyuubi,
rubah berekor sembilan yang berkekuatan besar. Dia mempelajari bagaimana cara
mengontrol cakra kyuubi
yang merupakan suatu cakra yang sangat besar dari Sannin (Tiga ninja
legendaris) asal Konoha yang bernama Jiraiya.
Ø Latar belakang
Dua
belas tahun sebelum Naruto lulus dari akademi ninja, monster yang berbentuk
rubah berekor sembilan, Kyuubi, meneror desa Konohagakure.
Minato
Namikaze (ayah Naruto) yang bergelar Hokage ke-4 yang saat itu
memimpin desa Konoha, mengurung dan menyegel si Rubah Ekor Sembilan ke dalam
tubuh Naruto yang saat itu masih bayi. Tak lama kemudian, Hokage ke-4 tewas
setelah melakukan ritual penyegelan itu. Dengan penyegelan yang dilakukannya,
Hokage ke-4 berharap Naruto akan dipandang sebagai seorang pahlawan, yang
terpaksa ditumbalkan untuk mengurung monster
itu. Tapi sayangnya hal itu tidak terjadi. Banyak penduduk Konohagakure
beranggapan bahwa Naruto tak lebih dari bocah setan yang mewarisi darah Rubah
Ekor Sembilan yang pernah menyerang mereka, sehingga mereka membenci dan
menjauhinya.
Naruto
hidup sendiri sejak masih kecil. Dia tumbuh tanpa kasih sayang orang tua dan
perhatian orang di sekitarnya. Karena itu, ia berusaha untuk mencari perhatian
orang-orang disekitarnya, dengan cara melakukan perbuatan yang tidak baik dan
melanggar norma. Karena terus menerus dijauhi, Naruto berjanji untuk mewujudkan
mimpinya untuk menjadi Hokage, yaitu gelar untuk pemimpin di desanya. Sebuah mimpi
yang sangat sulit untuk diwujudkannya, terutama karena tak ada satu orang pun
yang membantu dan mendukungnya untuk mewujudkan mimpinya, sampai ia bertemu
dengan Iruka Umino,
yang kemudian menjadi guru pembimbingnya.
Iruka
Umino memiliki masa kecil yang mirip dengan Naruto. Saat ia masih kecil, kedua
orang tuanya tewas dalam pertarungan melawan Kyuubi,
yang sekarang bersemayam di tubuh Naruto. Hal ini membuat Iruka mengerti
penderitaan yang dialami Naruto. Iruka adalah orang pertama yang mau mengakui
keberadaan Naruto.
Ø Kemampuan
Naruto memperagakan jurusan rasenshuriken, bersama dengan para kagebunshin (duplikat dirinya).
Kemampuan
Naruto pada awal cerita hanyalah jurus yang dianggap mesum dan tak berguna yang
bernama Oiroke no Jutsu.
Tetapi, setelah mencuri gulungan rahasia dari Hokage ke-1,
dia mampu melakukan Kagebunshin no
Jutsu, atau "Jurus Seribu Bayangan". Di akhir serial Naruto,
Naruto berhasil menggunakan jutsu-jutsu dasar dan jutsu baru bernama Rasengan, yaitu jutsu yang sangat
sulit yang memutar dan memadatkan cakra dan memukulkannya ke musuh/target. Dia
juga membuat variasi Rasengan
yaitu Oodama Rasengan yang
menggunakan 2 kagebunshin (duplikat dirinya) untuk menembakkan jutsu tersebut
ke tubuh target. Naruto juga bisa menggunakan Kuchiyose dengan katak. Dia juga mengembangkan taijutsu miliknya sendiri yaitu Naruto Uzumaki Nisen rendan no maki
atau "Gulungan Amukan 2000 Uzumaki Naruto" yang memanfaatkan teknik kagebunshin. Kemudian, Naruto belajar
untuk memanipulasi cakra angin miliknya untuk menyempurnakan jutsu andalannya, Rasengan. Jurus baru tersebut diberi
nama Rasengan Shuriken karena
bentuknya seperti shuriken. Akhirnya, di bab 337, Naruto berhasil menyempurnakan
Rasen Shuriken-nya hanya sampai
1/5 saja, tetapi sudah berhasil membunuh musuhnya. Karena sulit, ia mencoba
jutsu tersebut hingga 3 kali (1 kali gagal, 1 kali manipulasi, 1 kali
berhasil). Setelah berhasil, Hokage ke-5 (Tsunade) melarang Naruto untuk menggunakannya
karena jutsu tersebut dapat melukai pemakainya. Setelah kematian Jiraya Naruto
belajar teknik Sage dari Fukasaku, yakni teknik memanfaatkan energi alam.
Dengan teknik ini Naruto menguasai beberapan jurus baru di antaranya adalah
Rasenrengan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar